DENGAN menggunakan baju koko berwarna putih bercorak batik, 2 batu akik berukuran mungil menghiasi tangan kanan dan kiri pria yang bersuara lembut ini. Bernama lengkap Dr. Agus Sutardjo, SE, MSi. Ia lahir di Tasikmalaya dan tumbuh besar disana hingga lulus SMP. Ia pernah menimba ilmu di SD Emanuel Tasikmalaya, SMP 2 Tasikmalaya,  sebelum melanjutkan di SMA 28 Jakarta. Setelah lulus dari SMA, Agus merantau jauh ke Kota Padang untuk mejadi Sarjana di Universitas Eka Sakti Padang, Lalu ia Melanjutkan Pendidikannya di Universitas Padjajaran Bandung untuk mengambil gelar magister dan doktornya.

Mengajar adalah passion baginya, sejak masih berkuliah di Universitas Eka Sakti ia sudah menjadi Asisten Dosen hingga menjadi dosen mandiri di tahun 1994. Selama ia menimba ilmu di Universitas Padjajaran juga ia menghabiskan sela-sela waktu kuliahnya untuk mengajar sebagai Dosen.

Ia pernah mengajar dan menjadi Dekan di Universitas Ekasakti sebelum akhirnya bergabung ke Universitas Malahayati di awal tahun 2010 lalu. Di Universitas Malahayati juga ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Ekonomi sejak September 2010 hingga Februari 2015 sebelum akhirnya digantikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi yang baru.

Ayah dari dua orang putra ini Mengajar empat matakuliah seperti Perekeonomian Indonesia, Ekonomi Manajerial, Manajemen Operasi, Pengantar Ilmu Ekonomi di Universitas Malahayati.

Pria yang tinggal di Perumahan Griya Kencana Raja Basa Bandar Lampung ini sangat menggemari olahraga bulutangkis, setidaknya sekali dalam seminggu ia berlatih bersama rekan-rekannya. Selain berolahraga, ia juga aktif mengikuti penelitian dan kajian-kajian bersama rekan seprofesinya baik dari dalam dan luar daerah Lampung.

Ia juga selalu memotivasi para anak didiknya untuk terus belajar dan belajar. “Belajar dari orang pintar kalau ingin pintar,” ujarnya saat ditemuin team malahayati.ac.id.

Ia mengatakan, dengan terus memotivasi dan membangkit semangat kesuksesan mahasiswa dan rekan-rekannya pasti ia juga akan merasakan kebahagiaan mahasisawa dan reka sejawatnya. Karena ia selalu berprinsip:

“Saya senang bila melihat orang disekitar saya sukses, bisa memotivasi mereka adalah kepuasan tersendiri bagi saya,” ujarnya sambil tersenyum.